Tags

Judul: To All The Boys I’ve Loved Before
Penulis: Jenny Han
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Penyunting: Selsa Chintya
Proofreader: Yuli Yono
Ilustrasi: @teguhra
Penerbit: Spring
Tahun Terbit: April 2015
Tebal: 378 Halaman
Harga: 64.000

CGRagv-UQAAWXZl

Sinopsis:

LARA JEAN
MENYIMPAN SURAT-SURAT CINTANYA DI SEBUAH KOTAK TOPI PEMBERIAN IBUNYA.

Surat-surat itu bukan surat cinta yang ditujukan untuknya, tapi surat yang ia tulis. Ada satu surat untuk setiap cowok yang pernah ia cintai, totalnya ada lima pucuk surat. Setiap kali menulis, ia mencurahkan semua perasaannya. Ia menulis seolah-olah mereka tidak akan pernah membacanya, karena surat itu memang hanya untuk dirinya sendiri.
Sampai suatu hari, semua surat-surat rahasianya itu tanpa sengaja terkirimkan, entah oleh siapa.
Saat itu juga, kehidupan cinta Lara Jean yang awalnya biasa-biasa saja menjadi tak terkendali. Kekacauan itu melibatkan semua cowok yang pernah ia tulis di surat cintanya, termasuk cinta pertamanya, pacar kakaknya, dan cowok terkeren di sekolah.

••••••••••

Lara Jean Song Covey merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dengan kakaknya bernama Margot dan adiknya bernama Katherine (atau sering dipanggil Kitty). Ibunya sudah meninggal saat Lara Jean berumur 10 tahun. Sedangkan ayahnya, Dr. Covey merupakan dokter kandungan yang sangat menyayangi gadis-gadis Song.

Margot, sebagai pengatur rumah tangga menggantikan ibunya, juga menjadi panutan bagi kedua adiknya. Dia mempunyai pacar bernama Josh, seseorang yang pernah dicintai oleh Lara Jean. Margot memilih untuk kuliah di Skotlandia dan putus dengan Josh. Kepergian Margot sangatlah berat bagi keluarga tersebut, terutama Lara Jean. Sebagai kakak perempuan tertua, dia harus menjaga adiknya dan menggantikan posisi Margot.

Sementara Lara Jean sibuk mengurus segala hal tentang rumah tangga yang masih baru baginya, muncullah permasalahan. Surat cintanya tersebar, entah siapa yang mengirimkan surat-surat itu kepada 5 cowok yang pernah dicintainya. Yaitu; Kenny Donati, Lucas Krapf, John Ambrose McClaren, Josh dan Peter Kavinsky.

Surat untuk Kenny dikirimkan ke perkemahan di mana dia dan Lara Jean bertemu, untungnya Kenny sudah tidak berada di perkemahan, jadi surat itu pun dikembalikan kepada Lara Jean. Surat untuk Lucas sampai kepada orangnya, Lucas pun memberi penjelasan pada Lara Jean bahwa dia gay. Dan Lara Jean pun menganggapnya sebagai malaikat. Sedangkan surat untuk John tidak kembali, namun Lara Jean pun tidak mendapat kontak dengan John karena mereka sudah lama tidak bertemu.

Surat Peter sampai di tangannya dan mereka pun sempat terlibat obrolan singkat-menyebalkan. Peter merupakan cowok terkeren di sekolah sekaligus teman masa kecilnya, yang baru putus dengan Genevieve; cewek populer di sekolah sekaligus teman masa kecil Lara Jean juga. Masalah muncul saat Josh bertanya pada Lara Jean tentang surat cinta tersebut. Karena Lara Jean takut akan perasaannya kepada Josh dan tidak ingin mengkhianati kakaknya, dia pun nekat mencium Peter di hadapan banyak orang, mengaku bahwa mereka berpacaran. Akhirnya, Peter dan Lara Jean membuat kesepakatan untuk berpura-pura pacaran, dengan alasan yang saling menguntungkan. Namun, akankah semua berjalan lancar sesuai yang diharapkan Lara Jean?

Kisah yang sangat apik dengan berbagai unsur (percintaan, keluarga, pertemanan) yang diangkat dan dipadukan dengan sangat sempurna. Lara Jean yang manis dan Peter Kavinsky yang lovable sangat serasi dalam kisah ini, ditambah dengan tokoh cowok-cowok lain, anggota keluarga Lara Jean, serta teman yang menjadi musuh Lara Jean menjadikan buku ini sebagai Best Young Adult Book.

Lara Jean serta tokoh-tokoh didalamnya sangat nyata, menggambarkan kehidupan remaja pada umumnya, dan remaja luar negeri pada khususnya. Penulis mampu menceritakan kisahnya dengan sangat baik, dan juga terjemahannya sangat bagus. Good job, Spring! Dengan memakai POV1, buku ini jadi terasa lebih hidup karena deskripsi yang sangat mendetail.

“Aneh sekali rasanya menghabiskan begitu banyak waktu mengharapkan sesuatu, mengharapkan seseorang, lalu pada suatu hari, tiba-tiba saja aku berhenti berharap.”- Hal. 303

Spring memakai cover asli untuk buku terjemahannya, dan itu pilihan yang tepat. Disertai dengan pembatas buku yang unik, buku ini menjadi sangat manis. Hanya saja, penulis kurang dapat menekan permasalahan tentang surat-surat cinta Lara Jean yang tersebar, sehingga pembaca kurang dapat merasakan seberapa pentingnya masalah itu, padahal itu adalah inti dari semua permasalahannya.
Overall, 4 bintang untuk kisah Lara Jean dan tokoh-tokohnya yang sempurna. Waiting list: sekuel ke-dua, P.S: I Still Love You.

Advertisements